Kalau Cinta Harus Waspada
Saya suka gemes, kalau baca berita ada yang tertipu lagi. Salah
satunya dalam pencarian jodoh. Semua berawal dari usia yang udah kena deadline.
Lingkungan rumah yang bikin stres. Tetangga kanan kiri yang suka pada reseh.
Dan setiap lebaran mesti ngabur karena status masih single. Udah kenalan sana
sini, ternyata beda visi dan misi. Menikah memang bukan milih parpol. Tapi kalau melihat masa depan
udah beda. Masa iya mesti maksa buat merubah status.
Di jaman yang serba canggih ini. Apa aja bisa di klik. Urusan
jodoh pun, bisa klik sana klik sini. Berawal dengan membaca
puluhan profile. Mendapatkan lebih tanda “like” dan dilanjutkan dengan
mengirim “message”. Ada yang benar-benar serius mencari pasangan. Tapi banyak
juga yang beneran serius mencari korban.
Saya iseng aja, membuka account di singlemuslim.com . Sedikit
gambaran, single muslim ini dibuat untuk muslim
yang lagi cari pasangan hidup.
Sebagian besar pria yang mendaftar disana adalah orang asia. Ada orang
india,Pakistan atau Bangladesh yang bermukim di Inggris. Beberapa pria dari
Amerika dan Eropa juga ada. Unyu-unyu
pula. Tapi kita harus tetap waspada.
Tidak berselang lama, saya mendapatkan 3 pesan di kotak inbox. Dua
orang diantaranya, langsung memberikan alamat emailnya. Hmmm harus hati-hati
nih. Sedangkan yang satu lagi, berbicara dengan sopan sekali. Kelihatan “well
educated “ lah. Saya cek profilenya tidak banyak yang ditulis disana. Foto
hanya satu. Status duda anak satu.
Pendidikan Master Degree. Kerja di Ilonis, Chicago, USA. Kesimpulan sementara
“tersangka” ini masuk dalam kategori duren sawit alias (duda keren sarang duit)
:D
Dia memperkenalkan diri bernama Hans Latif. Bapak asal dubai dan ibu asal Inggris. Hmm
Perpaduan yang sempurna (Baca : Sempurna ngibulnya). Dia bekerja di Chicago
sebagai engineer. Setelah bertukar pesan beberapa kali melalui fasilitas
message di website tersebut. Akhirnya kita bertukar email pribadi.
Saya tampilkan sedikit email pertama yang dikirim Hans.
I guess it's already evening time in your country. Well It's early morning
here, so i decided to write to you as i promise. I feel comfortable to
communicate with you for the first time insinglemuslim.com. So i wanted you to
know that i really appreciate your response ok. Insha Allah i pray that Allah
will direct us in knowing more about ourselves until we meet.
So let me tell you more about myself and my family. Firstly my birthday is
on 7th December 1975. My father was born as a muslim while my mum converted
before they get married. My dad is originally from Dubai, UAE before he
nationalised here in America, and my mum is from Nottingham. I was also born
here as i told you, but spend most of my childhood with my grandmother
in United Kingdom with my only brother, because my father always travel a
lot to different countries. He is an international Locomotive contractor. So we became more close with my mum's family in Nottingham where i am currently working now. But my father always
provide for us because he was a very hardworking man. He is like my best friend
and also sponsor me until i obtained most of my degrees in Mechanical
Engineering. My father passed away in October 2011. So my mum relocated back
to Nottingham because that's where i live with my own family. I
always travel back here in Chicago illinois because i still have some
business clients here. But never fail to spend my free time & weekends with
my mum and my daughter. I will be
travelling back to Nottingham soon because most of my work here in Chicago
is almost done.
As you know, I married but death
separated my wife away from me on 21th Aug 2012. She has Intramural fibroid
that grow within the muscular wall of her womb. So the doctor say that she
needed to undergo a surgery operation to remove the Fibroid, but sadly she
passed away during the operation because she lost a-lot of blood and couldn't survive
it. My heart was really broken. But it's already over, i just have to move on
and take good care of my only child. My daughter's name is Lily and her
birthday is on 20th December 2007, hope you will love her when you meet her.
InsyaAllah.
So my dear I just want you to know that
our distance will not be a barrier for us. I will always be open and honest to
you in every step we make in knowing more about ourselves, and you are free to
ask me anything. I will surely meet you one on one with your family in your
country when we are comfortable enough to meet each other face to face ok. I
have attached some my new pictures with my daughter for you, I will also like
to see your latest pictures too. Please tell me more about yourself and your
family ok, And take good care of yourself. Till i hear from you soon.
Wishes,
Hans
Lihat deh, bagus banget kan isi emailnya. Ditulis dengan grammar yang bagus
pula. Kalo iman dan imron kita ga tingkat tinggi. Pasti udah klepek-klepek.. Dia
mengirim email via yahoo (hans_latif@yahoo.com)
Boong banget kalo saya bilang email ini ga menyakinkan. Menyakinkan banget
malah. Tapi kok ada yang aneh ya. Ini Cuma kata hati saya sih. Dia mengaku dari
Illonis. Seriusi dari Illonis, cek dulu ah.....
1. Dia mengirimkan 3
picture di dalam emailnya. Foto tersebut sudah di edit. Sehingga kalau kita
klik di bagian proprties, tidak ada info apapun.
2. Foto tersebut saya
masukkan ke google image. Dan tidak ada satupun gambar yang sama dengan foto
tersebut.Hmmm.... pake cara apalagi ya...
3. Karena saya penasaran
banget, saya cek IP address dari email tersebut. Dan jeng.. jeng..
jengggg...Ternyata dia tidak mengirim dari Illonis melainkan dari Sunnyvale.
Nah kan...Ketahuan deh
Hans ini punya skenario seperti “scammer atau penipu” yang lain. Terkesan
sibuk dan banyak duit. Berselang sekitar 2 hari kemudian, dia bilang pulang
kampung ke Inggris. Setelah berada di Inggris , dia menelfon saya. Maksud hati
dia mau pamer kalo beneran di Inggris. Padahal saya sudah “search” lebih dulu
no dari UK beneran.Dan sekitar pukul 19.30 WIB sebuah nomer masuk ke layar
ponsel saya +447937450230. Kode +44
memang benar kode area negara Inggris. Tapi nomer setelahnya adalah palsu.
Silahkan saja mempelajari keaslian nomer telefon tertentu melalui situs fakenumber.org
Parahnya lagi, logat bicaranya bukan seperti orang Inggris. Walah, walah...
secara temen bule saya banyak. Jadi saya bisa tahu dong, logat yang asli. Orang
Inggris punya logat yang khas. Mereka berbicara dengan pengucapan kata yang
jelas. Keesokan harinya , dia mengirimkan email dan menulis betapa bahagianya
dia bisa mendengar suara saya. Jelas dong saya kembali mengecek IP address nya.
Ternyata tetep saja dikirim dari Sunnyvale. Ck..ck..ck.. .
Well Hans, kamu tidak tahu lagi berhadapan dengan siapa ya.Tidak semua
orang mudah kamu tipu hehehe...Saya ini kadal jadi ga bisa di buayain...
mantappp
Semoga tulisan ini bisa menjadi masukan bagi siapapun yang mencari pasangan
hidup lewat dunia maya. Keep searching dan salam waspada....

Comments
Post a Comment