Cinta Sejati Akan Menemukan Aku
Malam hari adalah favorit bagi saya. Ketenangan dari segala macam aktivitas. Merenungi semua tindakan, sikap dan ucapan di siang hari. Mengumpulkan energi dan pikiran untuk esok pagi.
Tapi saya tidak suka malam ini. Ketika rasa sepi datang. Ketika secara naluriah bertanya. Dimana kamu ? Kapan kita akan bertemu ? Membagi cerita hari yang dilewati. Menghadapi dunia dan memecahkan tantangan bersama ! Apa kamu tidak merindukan aku? Apa kamu tidak menyebutku dalam doamu?
Apakah kamu tidak rindu ? Apakah kamu cukup kuat menghadapi sendiri ? Tidakkah kamu memandang langit dan bertanya pada Allah ? Bagaimana kita akan ditemukan ? Dengan cara apa?
![]() |
| Where are you? |
Dengar ya, aku mau berkata jujur padamu wahai belahan jiwaku. Aku adalah wanita tangguh yang tidak takut menghadapi ketidakpastian masa depan. Aku adalah wanita pemberani. Aku wanita yang mandiri. Punya karir dan relasi yang luas. Haus akan pengetahuan dan senantiasa terus belajar.
Tapi tahukah kamu? Aku bukan apa-apa tanpamu. Aku diciptakan tidak untuk sendiri. Jiwaku mencari belahannya. Dan ia bisa merasakannya. Tidak ada yang mampu menjawabnya. Aku diciptakan untuk kamu. Untuk mendampingi dan merawatmu.
Ok stop. Ini semua mungkin karena efek Novel. Novel cinta emang paten bikin orang jadi galau. Harusnya tidak terlalu berlebihan menghayatinya. Ujung-ujungnya otak dan hati jadi error. Butuh di restart biar bener.
Tapi saya suka pesan yang disampaikan dalam Novel "assalamualaikum Beijing" pesan sederhana di akhir cerita, bahwa cinta sejati itu ada bagi orang yang mempercayainya. Masih ada laki-laki setia yang ingin membuat pasangannya bahagia. laki-laki yang tulus mencintai dan berjuang untuk mendapatkan cinta tersebut.
Laki-laki yang benar-benar serius akan memperjuangkan kamu. Berkorban untuk menyakinkan kamu dan keluargamu. Jika saat ini kamu punya hubungan yang tidak pasti dengan si dia. coba pikirkan ulang. Tak selayaknya kamu menunggu dalam ketidakpastian.
Saya selalu yakin, Allah tidak akan membiarkan saya sendiri. Belahan jiwa saya pasti ada dan insha Allah akan segera bertemu. Namanya sudah ditentukan ketika saya di rahim ibu. Allah menguji saya dan saya harus menerima ketentuannya. Tidak sedikitpun saya ragu. Apakah kamu percaya cinta sejati ?
Tapi tahukah kamu? Aku bukan apa-apa tanpamu. Aku diciptakan tidak untuk sendiri. Jiwaku mencari belahannya. Dan ia bisa merasakannya. Tidak ada yang mampu menjawabnya. Aku diciptakan untuk kamu. Untuk mendampingi dan merawatmu.
Ok stop. Ini semua mungkin karena efek Novel. Novel cinta emang paten bikin orang jadi galau. Harusnya tidak terlalu berlebihan menghayatinya. Ujung-ujungnya otak dan hati jadi error. Butuh di restart biar bener.
Tapi saya suka pesan yang disampaikan dalam Novel "assalamualaikum Beijing" pesan sederhana di akhir cerita, bahwa cinta sejati itu ada bagi orang yang mempercayainya. Masih ada laki-laki setia yang ingin membuat pasangannya bahagia. laki-laki yang tulus mencintai dan berjuang untuk mendapatkan cinta tersebut.
Laki-laki yang benar-benar serius akan memperjuangkan kamu. Berkorban untuk menyakinkan kamu dan keluargamu. Jika saat ini kamu punya hubungan yang tidak pasti dengan si dia. coba pikirkan ulang. Tak selayaknya kamu menunggu dalam ketidakpastian.
Saya selalu yakin, Allah tidak akan membiarkan saya sendiri. Belahan jiwa saya pasti ada dan insha Allah akan segera bertemu. Namanya sudah ditentukan ketika saya di rahim ibu. Allah menguji saya dan saya harus menerima ketentuannya. Tidak sedikitpun saya ragu. Apakah kamu percaya cinta sejati ?


Comments
Post a Comment