Jangan Tertipu Dengan Yang Kamu Lihat
![]() |
| Istana Buckingham KW :D |
Jangan tertipu dengan yang kamu lihat !Siapa juga yang tertipu ? Bisa saya bisa juga kamu. Lewat apa ditipunya ? Lewat mata ! kapan ? setiap hari lah. Kok bisa ? Iya , lewat facebook , Instagram, Path dan sosial media lainnya.
Mia sahabat saya. Sering galau kalau habis buka facebook. Dia mengomentari salah satu teman kami di kampus. " sempurna banget sih hidupnya dia" . Cantik, pintar, anaknya lucu dan suaminya kaya raya. Haduh perfecto banget deh.
Saya hanya tersenyum. Mana ada orang lagi dapat kesusahan, upload fotonya di facebook !!! Terutama yang sudah menikah. Ga mungkin juga kan debat misi dan visi sama mertuanya di posting di facebook.
Semua akan tampak sempurna dalam sebuah foto. Kan sudah diedit sana-sini. Jadi hanya foto yang indah-indah yang boleh dipasang. Sebuah foto bisa sangat menipu. Please deh, kita harus banyak mendengar daripada melihat ya. Siapa yang bilang? Agama yang bilang.
Foto-foto pernikahan lengkap dengan menunya. Foto-foto bayi yang baru dilahirkan. Bayi lucu yang difoto dari berbagai sisi, bentuk dan warna. Nah lho apa coba. Tak sadar bahwa pedofil bergentayangan dimana-mana.
Posting percakapan suami-istri yang saling memuji di status masing-masing,lengkap dengan kata-kata indah. Jika mereka guru dan dibaca oleh para murid yang jadi friend list. Wah, bisa jadi refrensi buat pacaran dong hehehe.
Terutama foto deh. Semakin banyak foto yang tidak jelas. Di alam nyata memakai hijab , masa upload foto di Facebook ga pake. Facebook menjadikan setiap pemiliknya sebagai artis. Dan berpikir setiap orang layak membaca update statusnya. Termasuk status " saatnya bobo siang" . Gubrak.
Saya tidak bermaksud menghakimi siapapun disini. Sosial media adalah tempat untuk berekspresi. Ada yang suka berbagi kegiatan sosial . Ada juga yang menulis semua nasib sial. Siapapun berhak membagi cerita , prestasi, patah hati, kelahiran, ramalan atau yang lainnya. Tapi alangkah kita semua lebih bijak menyaring apa yang akan kita tulis disana. " You are what you write" .
Jangan membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Semua orang punya PR masing-masing. Jangan hanya terpana dengan apa yang dicapai orang lain. Apalagi menyimpulkan dengan sebuah foto. Setiap orang bisa punya prestasi. Allah memberikan kelebihan pada setiap hambanya. Hanya banyak dari kita yang belum mengetahui potensi diri. Banyak bersyukur dan tetap semangat ya!


Comments
Post a Comment