Oji Bilang Sikat
Dia memang bukan tipe saya. Tapi banyak sekali kemiripan antara kami. Memiliki perut sensitif salah satunya. Makan makanan dengan bumbu aneh sedikit langsung diare. Sama-sama suka travelling. Punya banyak teman. Mudah bergaul. Ramah dan rajin menabung :D.
Mirip dan pemilih. Tidak yakin dengan perasaan ini. Saya bertanya kepada sahabat dan teman baik. Semua bilang "kasih Kesempatan". Buka hatimu untuk pria tersebut. Oji malah bilang " kamu terlalu waspada Jasmine. Kamu terlalu menjaga jarak pada pria yang mendekat. Sekalipun sikapmu ramah". Apa iya seperti itu ya.
Apa saya sebegitunya curiga ? Terhadap pria ? Atau belum benar-benar "Move On" dari masa lalu. Masih takut akan jatuh cinta. Khawatir akan kegagalan. Apa karena tatapan mata itu ? Ketika tanpa sengaja menatap dalam dekat. Tapi waktu itu tidak ada perasaan apapun.
Tanpa mencari info tentangnya. Karakter dan sikapnya saya tahu. Seperti membuka sebuah buku. Halaman pertama telah usai saya baca. Semakin banyak halaman terbuka semakin sadar. seperti membaca diri sendiri.
Tapi dinding itu terlalu tinggi. Dinding sakral yang saya harus hormati. Kepercayaan akan kehidupan masa depan adalah sebuah pilihan. Pilihan suci yang diturunkan . Tanpa tanya apalagi membandingkan.
"lo suka tantangan kan"
"banget"
"kalau gitu gw tantang lo buat naklukin dia"
"Idihhhhh emangnya gw apaan, Gila lo ji, gue kan cewek"
"ya, lo ga kaya apa-apa min"
"kalo gue yang ke GR-an gimana?"
"makanya biar lo ga plin plan, lo terima tantangan gw ga?"
"ok gw terima deh. Terus caranya gimana ? Gw ga mau kelihatan murahan"
"caranya terserah lo, boleh cara halus atau cara kasar. Tapi mending lo sikattttt aja"
"sikat? Gw ngerasa murahan "
"hahaha, ya ga lah min"
"bapaknya apa kita racun aja?"
"terserah "
" btw Ibunya kan udah berumur 75 tahun, kita doakan saja"
"Mantu jahat"
"abis gimana dong, gw mundur aja deh ji. Bapaknya itu semacam kyai. Dia pasti diwanti-wanti buat nerusin pura "
" Min, lo harus coba dulu. Yang penting lo deket dulu. Masalah agama ntar pelan-pelan aja. Tapi kalau gagal lo ga boleh sedih. Inget gw dulu kristen dan akhirnya gw jadi mualaf "
"Nyesel gw cerita ama lo Ji "
"hahahaha, ok jadi berapa lama lo bakal naklukin dia ? Jangan lama-lama Min,keburu busuk "
"tiga bulan Ji"
"enak itu waktunya lama. Gw dulu cuma 28 hari "
"waduh kaya siklus haid dong"
"untung dia lagi masa subur Min. Sekarang anak gw udah mau dua"
Tiga bulan. Saya terima tantangan Oji untuk menaklukan dia dalam waktu tiga bulan. Saya harus mencari cara. Elegan dan tidak terkesan agresif. Tapi bagaimana jika pria itu sudah bertunangan.

Semangat kakak.....
ReplyDeleteYou can do it.....
Bkin dia penasaran ttg kakak, tunjukan klau hidup kakak dikelilingi dg kebahagiaan dan pikiran positif. Itu akan membuat dia tertarik padamu kak.
terima kasih banyak dede' . dia sepertinya sudah masuk dalam perangkap....kaka' akan "pancarkan pesonamu" dengan senyum maut dan otak cermelang halah...:D . Mohon doanya.....
Delete