Suami Menikah lagi ?
"Suami saya menikah lagi mbak". Saya terkejut mendengar cerita ini. Hari di saat semua orang menyambut hari raya raya idul adha. Saya mendapat kabar dari seorang teman. Kabar mengenai suaminya telah menikah lagi. Saya yang diajak curhat saja langsung lemes, bingung dan tidak tahu harus menasehati apa.
Baru saja beberapa minggu yang lalu, teman saya ingin pindah ke Jakarta. Saya jadi tambah parno kalau ada yang sudah nikah tapi LDR. Hubungan jarak jauh memang tidak cukup hanya Bermodalkan saling percaya. Maaf, saya menentang hubungan LDR. Mahzab yang saya anut dalam hubungan adalah "Mahzab truk gandeng ". Intinya jika sudah menikah. Hiduplah yang normal. Tinggal satu rumah. Bukan tinggal di rumah yang berbeda dan ketemuan lewat video call.
Percaya deh sama yang saya bilang. LDR itu banyak tidak sehatnya. Nasehat ini juga untuk saya sendiri. Saya membagi cerita ini agar kita semua dapat mengambil hikmahnya. Terutama untuk para wanita yang lebih bertahan untuk tinggal di tempat yang berbeda. Alasan yang paling banyak adalah untuk urusan karir. Bekerja bagi wanita adalah sebuah bentuk rasa syukur. Apalagi jika bekerja sesuai dengan background studi. Sungguh luar biasa. Tapi jangan lupakan untuk urusan keluarga.
Urusan cuci baju, masak, membersihkan rumah dapat diwakilkan dengan membayar jasa orang lain. Tetapi bagaimana dengan mengurus suami ? Apa mau diwakilkan juga ? Yakin kalau suami bisa menjaga diri di luar sana. Saya tidak bermaksud untuk berburuk sangka. Tetapi di luar sana bertebaran wanita yang parasnya seperti bidadari. walaupun hatinya belum tentu.
Belum lagi wanita yang mau dijadikan istri simpanan. Asal diberi materi yang cukup dan fasilitas yang mumpuni.Istri simpanan sudah jadi gaya hidup. Bangga jika punya istri lebih dari satu. Beda cerita kalau kamu siap poligami ya. Saya akan menghormati hal tersebut. Dan itu keputusan masing-masing wanita. Kalau begitu skip aja postingan yang ini.
Balik ke topik. Suami butuh didampingi. Dilayani sebagai pria normal. Dimanjakan oleh wanita yang dicintainya. Kalau LDR bagaimana bisa menunaikan tugas sebagai istri? Ada yang memilih untuk pulang satu bulan beberapa kali. Haduh kenapa dibikin ribet sih.
Wahai sahabat semua. Buka hatimu. Dengarkan hati kecilmu. Lepaskan egomu. Jaga pria yang menikahmu. Mengabdilah untuknya. Jadikan dia prioritas dalam hidupmu. Percayalah, kamu tetap bisa punya karir jika tinggal bersamanya. Banyak pilihan karir agar kamu tetap bisa berkarya. Saya mengerti "kan sayang banget kalo ilmu yang kita punya nganggur". Eksis itu penting menurut saya. Dan ada banyak media yang bisa menampung karya kamu.
Mari Budayakan Mahzab "truk gandeng". Jika sudah menikah tinggallah serumah. Jangan berlindung dibalik kata "teknologi komunikasi " yang kian canggih. Mulai dari 3G, 4G, sampai Nidji. Eh. Bertemu muka hanya lewat screen tapi ga bisa pelukan. Yahhhh. Jangan termakan iklan di tipi-tipi. Karena iklan suka tipu-tipu.

Comments
Post a Comment