Single di usia 30 tahun (Kisah Mia)


Single di usia 30 tahun tentu tidak mudah. Terlebih untuk kita para wanita. Dalam budaya negara kita yang agak-agak gimana gitu. Usia 30 tahun yang masih single akan langsung dicap sebagai perawan tua atau ga laku. Untuk kalian yang tinggal di kota kecil hal tersebut akan luar biasa menyiksa.

Saya bersyukur, Mama bukan tipikal Ibu yang panik. Di usia saya 32 dan masih single, beliau tidak pernah memberi ultimatum. Mama percaya semua ada waktunya. Jodoh saya sudah ada dan akan dipertemukan segera. Amiennnn. 

Beda kasus dengan Mia. Ibunya panik luar biasa sejak Mia masih kuliah. Ibunya meminta melakukan Ritual ini dan itu. Ritual mencuri bunga melati di sanggul pengantin wanita. Mandi air kembang bekas pengantin udah. Malah sampai tiga kali. Bekas sepupunya sendiri. Hasilnya ???Mia masih single juga hihihi.

Kasus Mia lumayan berat juga. Ibunya mau supaya dapat menantu tentara. Mia lebih tertarik dengan pria yang berwiraswasta. Sang Ibu tidak patah arang. Mia dicomblangkan sama tentara. Kurang lebih seumuran. Mia cinta lokasi juga akhirnya. Cinta sesaat dan cintanya sang pria tersesat di hati wanita lain. Intinya cinta bertepuk sebelah tangan.

Pada saat itu, Mia patah hati dengan tentara asal Palembang. Butuh waktu lama untuk menghapus kenangan itu. Terlebih mas tentara setelah menikah, rumahnya di perumahan depan komplek rumah Mia. Wah beneran ga asik. Kalau rumahnya deketan bisa menguak kenangan lama.

Berita terupdate adalah, Ibunya meminta Mia untuk ikut ziarah ke makam wali. Biar cepet dapet jodoh katanya. Mia setengah marah cerita ke saya. Mana disuruh bawa baju ganti. Jangan-jangan disuruh berendam di air suci hihihi. Dia akhirnya berangkat juga. Tapi tentu niatnya buat travelling aja. Ga ada niat buat dapet jodoh dengan ziarah makam. Bismillah luruskan niat biar ga syirik.

Tidak ada yang salah pada diri Mia. Semua baik-baik saja. Bahkan kedua kakak laki-lakinya juga berpendapat seperti itu. Mia normal. Punya banyak teman pria. Supel. Ga malu-maluin. Dan ga malu kenalan ama cowok dengan gaya yang cuek. Hanya Ibunya yang stress. Lantas panik. Dan memintanya untuk melakukan Ritual yang tidak masuk akal.

Single di usia 30 bisa berat atau ringan. Semuanya tergantung dari sudut pandang kita. Rekan kerja saya dan Mia tidak pernah tahu usia kami sebenarnya. Mia setahun lebih muda dari saya. Tapi banyak yang berpikir kami Masih 27 Tahun. Alhamdulillah banget kan. Sesuatu gitu loh. Artinya kami berdua punya kesempatan dapat brondong hihihi.

Nikmatilah menjadi single di usia 30 an. Di usia ini kita sudah memiliki karir dan penghasilan yang lumayan. Berinvestasi untuk masa depan. Bisa sekolah lagi dan melakukan hobi kita tanpa beban. Travelling ke tempat yang kita mau. Usia 30 tahun , energinya seperti usia 20 tahun plus sudah ada fasilitas yang kita punya. Sehingga kita bisa mengejar apa yang kita mau. Kita telah jauh lebih dewasa untuk memaknai pernikahan. Kita tidak ingin hanya mengubah status "single". Tetapi bukan berarti menjadi pemilih sekali.

Jodoh masalah hati. Apakah ada rasa "klik" dengan si dia. Sesuatu yang susah dijelaskan. Tapi kita semua bisa merasakan. Kalian semua tidak sendiri. Ada banyak wanita single di usia 30 an. Jangan pernah merasa minder dengan status single. Semua akan indah pada waktunya....Bismillah...

Comments

Popular Posts