Lulus atau DROP OUT
Lulus atau drop out ? Cuma itu pilihan saya waktu kuliah dulu. Saya satu-satunya angkatan yang tertinggal. Saya paling bodoh satu angkatan. Yang lainnya sudah lulus dengan cepat. Dengan IP yang mantap.
Teman-teman saya lebih dulu bekerja di tempat prestige. Di perusahaan besar. Jabatan menjanjikan. Sebagian besar dari mereka telah menikah. Dikaruniai anak-anak yang lucu juga. Mulai dua malah ada yang empat. Alhamdulillah. Saya ikut senang.
Saya sadar beberapa teman satu angkatan memandang saya sebelah mata. Terlewat rendah. Mungkin. Uci malah yang membela saya. Tapi saya tetap santai. Ga mau ambil pusing. Saya adalah saya. Dan punya kehidupan sendiri. Serta bertanggung jawab atas semua tindakan yang saya ambil. Semua orang berhak berjuang untuk masa depan masing-masing.
Saya memang menghindar dari acara reuni. Tidak merasa nyaman. Bukan saya malu. Tapi bersembunyi untuk sementara waktu. Fokus terhadap karya. Sesuatu yang bisa banggakan. Dan saya sebut prestasi.
Sekarang ini saya dalam fase kepompong. Kelak akan menjadi kupu-kupu. Dan ketika hari itu datang. Muncul dengan prestasi. Sebuah prestasi yang mampu membungkam anggapan miring. Menghapus pandangan sebelah mata. Saya yakin, saat itu akan tiba. Bismillah.
Saya juga menghindari sosial media. Hari ini punya. Tapi untuk kepentingan blog. Dengan Brand blog tentunya. Facebook salah satu yang saya hindari. Punya account tapi tidak update. Lumayan bisa melihat perkembangan teman-teman semua. Acara Wedding, kelahiran anak. Merayakan wisuda master dan banyak lagi.
Ada yang mengalami kondisi serupa ? Hey, kalian tidak sendiri. Ada saya disini. Jangan pernah menyerah dengan kondisi saat ini. Hidup saya bisa dibilang nyaris tidak ada yang bisa dibanggakan. Lulus terlambat. Dengan IP terjun bebas. Masih single di usia 32.
Jangan terlena sama waktu. Isi dengan kegiatan bermanfaat. Saya yakin kalian semua punya minat dan bakat dibidang tertentu. Allah adil. Membagi berbagai bakat ke umat manusia. Sehingga dapat saling mengisi satu sama lain.
Jangan bandingkan diri dengan orang lain. Kecuali dalam rangka memotivasi diri sendiri. Setiap dari kita adalah spesial. Ga bisa diganggu gugat.
Balik ke kondisi kita yang masih jomblo alias single. Jangan minder. Tetap berjuang untuk bekerja. Kalau kalian bekerja di tempat yang keren. Kejar promosi jabatan yang ada. Kalau kalian mau punya bisnis online. Segera mulai.
Saya masih mencari cara memasarkan kerupuk. Nantinya akan saya jual di lapak miss hansip. Saya ga malu jual kerupuk. Halal. Khas Indonesia.
Nah, kalian juga harus kejar impian ! Berjuanglah dan jangan menyerah. Kita boleh masih jomblo. Tapi tetep produktif. Setuju ?

Comments
Post a Comment