Siapa Tempat Sampah Saya?



Siapa tempat sampah saya ? Harusnya dimana. Atau kata yang mengarah pada benda. Benda dalam artian sesungguhnya. Bukan tertuju pada subjek yang ternyata "person".

Siapa tempat sampah saya ?bisa punya makna ganda. Yang pertama kesannya negatif. Yang kedua positif . Malah kesannya gaul. Mari kita sepakati menggunakan kata "tempat sampah " dengan makna yang kedua. Titik.

Setiap orang punya tempat sampah. Khususnya untuk berkeluh kesah. Rasanya kurang plong kalau ga punya tempat sampah. Semua masalah memang harus kita sendiri yang menyelesaikan. Orang lain tidak akan mengambil keputusan untuk kita. Namun setidaknya kita punya "second opinion ". Kira-kira apa yang harus kita lakukan.

Tidak semua masalah langsung mendapat jawaban. Ada kalanya kita harus memberikan waktu. Paling tidak untuk sendiri. Agar tenang.  Jangan mengambil keputusan atau tindakan ketika sedang emosi.

Uci dan Mia adalah tempat sampah saya. Terkadang saya hanya butuh didengarkan. Tidak butuh solusi. Hanya ingin mengeluarkan unek-unek yang ada. Saya juga tempat sampah bagi mereka. Sahabat yang baik memang harus tahu diri. Kapan jadi tempat sampah. Dan kapan bikin sampah :)

Ada cara lain untuk menenangkan diri ! Ada. Dengan menulis. Dengan tulisan kita bisa mengungkapkan emosi. Mengalirkan emosi lewat jari. Diatas kertas. Atau melalui keyboard. Dalam bentuk diary. Cerpen. Apapun itu.Menulis memang sebuah terapi efektif. Menyembuhkan. Bermanfaat. Sederhana . Tetapi dahsyat. 

Kegundahan dalam diri harus disalurkan. Jangan dipendam. Apalagi ditekan seolah tidak ada apa-apa. Wajar. Sangat manusiawi. Karena kita semua punya hati.

Pilih tempat sampah yang baik. Kalau urusan hati jangan pilih pria. Tidak ada hubungan pria dan wanita tanpa tendensi . Percaya deh. Pilih sahabat wanita sebagai tempat sampah.

Tempat sampah yang baik harus kamu kenal dengan baik. Jangan ke sembarang orang. Khawatir kalau ternyata miss gosip. Mending ke saya miss hansip hihihi. Jangan pula curhat dan bikin status aneh-aneh di sosial media.

Jangan jatuhkan harga dirimu di depan banyak orang. Saya tidak menyarankan untuk politik pencitraan. Tetapi tidak baik memposting urusan pribadi di sosial media. Gunakan sosmed dengan bijak ya. Khawatir kalau nanti kamu dianggap "nyampah". Ingatlah "you are what you write".

Hampir semua orang butuh tempat sampah. Namun pilihlah dengan bijak.  Blog ini juga bisa kamu jadikan tempat sampah. Silahkan kalau mau menulis disini . Ungkapan Kegelisahan sebagai jomblo. Perjuangan sebagai jomblo. Atau tips aman untuk di online dating. Silahkan. Jadikan blog ini untuk saling memberi informasi. Jadikan tempat sampahmu :)

Kira-kira siapa tempat sampahmu?

Comments

Popular Posts