Pria Mengajak Backstreet



Kalau pria Mengajak Backstreet harus bagaimana? Saya asumsikan pembaca blog ini bukan remaja berusia 17 tahun. Melainkan wanita dewasa yang sudah siap menikah. Usia kita bukan waktunya untuk bermain-main. Tentu harapan kita adalah menjalani hubungan yang serius untuk mengenal lebih jauh. Goal dari hubungan ini adakah jenjang pernikahan.

Sebuah hubungan antara dua manusia dewasa harus dapat dipertanggungjawabkan. Jika salah satu pihak menginginkan hubungan Backstreet artinya dia belum siap. Sebuah hubungan memang tidak perlu dipublikasikan. Namun bukan berarti tidak mau mengakui adanya kedekatan tersebut.

Jika pria minta hubungan dirahasiakan, lebih baik kamu tinjau ulang. Apanya yang ditinjau ? Ya kejelasan hubunganmu dengan dia! Apalagi jika kedekatan kalian sudah lebih dari tiga bulan.Sebagai wanita kita harus tegas. Tegas terhadap diri sendiri demi kebaikan kalian. Jangan pernah menjalani hubungan yang masih binggung mau dibawa kemana.

Sebuah hubungan yang kalian bina harus ada Goal settingnya. Jika dia memang belum siap untuk punya hubungan, tidak perlu dipaksa. Biarkan si pria menjalani hubungan yang dia mau. Versi dia tentunya. Sedangkan kamu, sebagai wanita lebih baik tinggalkan! Masih banyak pria baik diluar sana yang siap menikah.

Pria yang tidak bisa memberi ketegasan dalam sebuah hubungan berarti bukan pria yang "berani". Mereka masih menikmati bermain dengan banyak wanita. Menggoda sana sini dan merasa punya banyak fans. Mereka ini Player. Jadi tidak perlu marah menghadapi pria macam ini. Berikan mereka ruang. Caranya ? Dengan meninggalkan pria tersebut.

Jika memang si pria serius, tentu dia tidak ingin kehilangan kamu ! Biarkan mereka berjuang mendapatkan kamu. Mengejar dan menyakinkan kamu untuk jadi pendampingmu. Dengan syarat, kamu jangan terlalu jual mahal ya. Mudahkan dia untuk mencintaimu. Ingat cinta itu sederhana...

Sebuah Hubungan harus diperjuangkan bersama. Apapun perbedaan yang kamu dan dia miliki. Semua masalah insha Allah akan ada jalan keluarnya. Syaratnya satu ! Kamu dan dia menghadapi bersama. Jika dia tidak memperjuangkan hubungan, artinya kamu mengeluarkan energi secara sia-sia.

Kenapa saya menulis artikel ini? Karena saya menghadapi situasi ini. Seorang pria Bali beragama Hindu mendekati saya selama 5 bulan. Di bulan ke-6 semakin terbuka perasaannya terhadap saya. Namun  hal yang tidak terduga adalah pria ini memberi isyarat untuk merahasiakan kedekatan kami! 

Perbedaan agama dan suku. Itulah perbedaan yang sangat nyata. Namun tidak selayaknya dia minta "merahasiakan" apa yang terjadi. Artinya dia belum siap mendiskusikan perbedaan kami secara dewasa. Apalagi jika rekan kerja kami tahu. Setelah enam bulan berjalan ! Melelahkan...

Saya akhirnya memutuskan untuk memblokir kontaknya. Memberikan ruang bagi saya dan dia untuk sama-sama berpikir. Saya hanya ingin memiliki hubungan yang sehat. Jika ada yang mendekati,  tidak perlu dibuat menjadi rumit. Tentu ada banyak hal yang tidak sederhana. Namun bukan berarti dipersulit. Semua hal bisa didiskusikan. Dicari jalan keluarnya bersama. Selama kedua belah pihak kompak dan berjuang bareng !

Backstreet bukan opsi untuk kita semua wanita dewasa. Backstreet menandakan ada pihak yang belum siap. Tidak perlu dipaksa agar siap. Lepaskan dia dan cari yang sama siapnya seperti kamu. Ingat selalu ada yang lebih baik !

Comments

Popular Posts