Delete Dia dari Hati Kamu



Delete si dia dari hati kamu bukan perkara mudah. Delete nomer telepon dan foto jauh lebih mudah. Berbicara tentang perasaan selalu diwarnai dengan membuka sebuah kenangan lama. Terlebih jika kenangan itu tidak indah. Namun percayalah apa yang terjadi di masa lalu adalah cara Allah untuk membuat kamu lebih dewasa.

Menjalani sebuah hubungan tidak Selalu mudah. Mungkin saat ini ada pria yang mendekat dengan tujuan untuk ke jenjang yang lebih serius. Yaitu ikatan yang legal dan halal. Dalam proses pengenalan satu sama lain tentunya kamu akan tahu dia lebih jauh. Namun jika tidak menemukan misi dan visi yang sama, mau bagaimana lagi. Tentu kamu harus mengakhiri proses pengenalan dengan si dia.

Sakit pastinya. Harus mengakhiri dengan dia. Terlebih kalau dia unyu-unyu banget. Well, kamu harus realistis. Menikah itu bukan sehari dua hari. Seseorang itu tidak mudah berubah. Jika memang kalian tidak sejalan satu sama lain untuk apa dipertahankan. Atau kamu mau yang mengalah ?Berubah demi dia?

Menjadi diri sendiri itu paling enak. Karena kamu jujur pada diri sendiri dan juga pada dirinya. Lebih baik sakit sekarang. Berakhir saat proses saling menjajaki. Daripada memaksakan diri untuk menikah! Hanya demi merubah status. Menikah bukan main-main ya. Tapi komitmen berat dan Allah yang menyaksikan.

Hampir semua orang pernah terluka. Kecewa karena cinta. Sakit karena seseorang. Disaat kamu menemukan bahwa dia tidak seperti yang kamu harapkan. Sudahlah. Menangislah. Ungkapan keluh kesah dan rasa kecewa di dalam hati. Ceritakan kepada sahabat wanitamu. 

Menulislah agar beban itu berkurang. Melukislah dengan coretan warna-warni yang menggambarkan suasana hatimu. Travelling ke tempat yang bisa membuat kamu tenang. Temukan arti cinta yang luas dalam perjalanan itu.

Namun setelah itu kamu harus bangkit ya. Waktu yang akan menyembuhkan luka itu. Cinta yang baru yang akan membuat kamu suka cita. Dengan begitu men-delete dia dari hati kamu bukan masalah besar. Malah kamu akan bersyukur pernah mengenal dia. 

Walaupun luka tapi kamu yang sekarang jadi lebih dewasa. Delete dia bukan berarti memusuhinya. Delete dia artinya menghapus luka yang disebabkan oleh dia. Ada saatnya kamu harus berdamai dengan masa lalu. Termasuk dengan kenangan lama yang membuat kamu kecewa.

Ada saatnya kamu akan mengenang masa lalu dengan senyum. Pada saat itu terasa menyakitkan. Tapi di masa depan kamu akan bersyukur karena kamu tidak jadi dengannya. Akhirnya kamu sadar bahwa dia tidak sebaik yang kamu pikir. Akhirnya kamu juga sadar bahwa dulu dia tidak benar-benar memperjuangkan kamu.

Selalu ada yang lebih baik. Yakinlah, selama kamu memperbaiki diri, Allah akan memberi pasangan yang baik juga. Itu janji Allah. Sungguh Allah Maha menepati janji. Jadi tidak perlu bersedih ya.

Seseorang yang baik akan menjadi hadiah untukmu. Seperti kamu juga yang akan menjadi hadiah untuknya. Percayalah, hari itu akan tiba. Semua akan indah pada waktunya. Indah menurut Allah untuk kamu, saya dan kita semua.

Delete dia dari hati kamu ? Siapa takut !

Comments

Popular Posts