Kalau Dia Masih Mengejar
"Kalau dia masih Mengejar bagaimana mba ?"
Saya bukan Tuhan. Tidak tahu apa yang ada di dalam hatinya. Bagi saya semuanya jelas. Dia telah menikah. Tinggal terpisah. Beda kota. LDR. Itu pilihan. Dan keputusan mereka.
Saya juga tidak berpikir dia akan mengejar. Untuk apa? Dia telah punya kehidupan sendiri begitu juga dengan saya. Sekeras apapun dia menarik perhatian saya, hal itu akan sia-sia.
Keyakinan kami berbeda. Saya menghargai dia sebagai seorang Hindu yang taat. Dan tidak sedikitpun saya berusaha untuk menariknya masuk menjadi seorang muslim. Saya dan apa yang saya lakukan adalah bagian dari syiar islam itu sendiri.
Saya menghargai buku Hindu yang telah dihadiahkan. Isinya sangat bagus. Sungguh kagum dengan keindahan agama Hindu. Tapi tentu hal itu tidak akan membuat saya masuk ke dalamnya.
Saya tahu, dia sangat kecewa. Sama seperti saya yang kecewa dengan apa yang dia lakukan.
Tapi apa yang harus disesali jika semua bagian dari Takdir hidup.
Saya hanya menjalani hari demi hari. Mengenapkan takdir. Percaya bahwa setiap yang terjadi adalah skenario Allah. Sebuah jalan yang akan membawa saya ke takdir berikutnya.
Tidak ada waktu untuk berpikir "bagaimana kalau dia mengejar saya ?"
Sungguh saya ingin meninggal dalam keadaan beriman sebagai seorang muslim.

Comments
Post a Comment