Workshop Menulis

Step By Step

Seminggu yang lalu saya menerima email. Sangat telat rasanya membalasnya. Tapi saya balas daripada tidak sama sekali. Seorang perempuan berkenalan dengan laki-laki yang ditemui di single muslim. Karena perempuan itu, saya jadi buka blog ini kembali. Kangen banget menulis. Menulis apa saja. Random juga gak apa-apa❤. 

Apakah saya berhenti menulis? Tidak. Tahun ini saya sudah dua kali ikut workshop menulis. Februari 2017 saya ikutan kelasnya Tempo Institute di Jakarta. Selama empat hari belajar menulis feature. Fresh rasanya tapi kurang dapet feelnya.

Di bulan April-Mei 2017 saya gabung kelasnya Salman Aristo belajar nulis skenario film. Delapan kali pertemuan dalam dua bulan. Setiap hari Jum'at saya terbang ke Jakarta. Kelasnya tiap hari Sabtu. Minggu sore saya kembali ke Surabaya. Sangat melelahkan. Tapi seru.

Tiga hari setelah pertemuan terakhir, manager workshop menghubungi saya. Rasanya ga percaya, deg-deg an. Tapi mungkin saya terlalu GR kali ya. Tapi daripada minder. Saya minta waktu selama satu minggu untuk membuat contoh tulisan.

Selesai sampai disitu? Engga! Karena ternyata buat dapat sertifikat workshop, peserta wajib menyelesaikan naskah. Kita dikasih waktu 2-3 minggu. Alhamdulilah kemarin sudah saya kirim. Akhirnya kelar juga. 

Sampai hari ini saya masih menunggu kabar. Semoga saya diberi kesempatan untuk jadi penulis skenario. Minta doanya semua ya :) 
























Comments

Popular Posts